Perang dunia/perang negara terjadi untuk mengakhiri semua perang yang merupakan sebuah konflik yang terjadi di dunia. Dinamakan perang dunia karena tersebut melibatkan banyak negara.
1. Perang Dunia I (1914 - 1918)
Merupakan perang antar negara - negara barat yang menjajah negara- negara Asia (termasuk Indonesia), Afrika, dan Amerika Latin
1. Perang Dunia I (1914 - 1918)
Merupakan perang antar negara - negara barat yang menjajah negara- negara Asia (termasuk Indonesia), Afrika, dan Amerika Latin
Penyebab :
Umum :
Umum :
- Persaingan Imperialis Eropa
- Perkembangan nasionalisme Eropa dan Ero-Nasionalisme di kawasan Balkan
- Perkembangan militer dan terbentuknya sistem aliansi diantara negara - negara Eropa
Berkaitan dengan pembunuhan putra mahkota Austria yang bernama Franz Ferdinand pada tanggal 28 Juni 1914 yang dilakukan oleh Gaurillo Princip di Sarajevo (ibukota Bosnia - Herzegovia).
Penguasa Austria-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia yang dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.
Kubu Perang Dunia I :
Triple Alliance :
- Jerman
- Austria-Hongaria
- Italia
- Inggris
- Prancis
- Russia
Korban perang dunia I
- Dari pihak sekutu = 6.345.000
- Dari pihak poros = 3.382.500
- Dari pihak warga sipil = 6.493.000
- Total korban perang dunia I = 16.221.100
2. Perang Dunia II (1939 -1945)
Penyebab :
Umum :
- Gagalnya LBB (Lembaga Bangsa - Bangsa) dalam menciptakan perdamaian dunia
- Terjadinya malaisa
- Berkembangnya ideologi totaliter dan ultranasionalisme
Khusus :
Warisan perang dunia I yang tidak dapat diselesaikan dengan baik, terutama menyangkut masalah Jerman.
Jerman memulai perang dunia II dengan melakukan serangan terhadap Polandia pada tanggal 1 September 1939 yang dikenal sebagai "blietzkrieg" (serangan kilat).
Korban perang dunia II
- Total korban militer : ± 17.000.000
- Total korban warga sipil : ± 33.000.000
- Total korban perang dunia II : ± 50.000.000
3. Pengaruh Perang Dunia terhadap Indonesia
- Kemunculan organisasi - organisasi pergerakan nasional
- Pendapatan di sekitar sektor Agraria merosot tajam akibat malaisa sehingga terjadi kelebihan produksi dan harga jual menjadi sangat murah
- Kegiatan politik di Indonesia meningkat
- Kemerdekaan Indonesia
4. Berdirinya PBB ( Perserikatan Bangsa - Bangsa)
Latar belakang :
Roosevell (Presiden Amerika Serikat) dan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill mengadakan perundingan di Teluk Plancetia pada tanggal 14 Agustus 1941.
Mereka menandatangani Piagam Atlantik (Atlantic Cheter), yang berisi :
- Negara - negara di dunia tidak diperkenankan melakukan perluasan wilayah ( ekspansi)
- Semua bangsa di dunia berhak menentukan corak dan bentuk pemerintahannya
- Semua negara berhak turut serta dalam perdagangan dunia
- Semua bangsa berkewajiban ikut serta dalam pemeliharaan perdamaian dunia
Upaya menghidupkan lembaga seperti LBB diteruskan lagi dalam perundingan di Yaita, kawasan Laut Hitam, Russia Selatan. Perundingan berlangsung antara 25 April sampai 26 Juni 1945. Pertemuan yang dihadiri 50 negara merdeka tersebut, menghasilkan Piagam Perdamaian (Cheater of Peach). Setelah diratifikasi pada tanggal 10 Oktober 1945, piagam tersebut mulai diberlakukan dan secara resmi diakui sebagai hari lahir PBB.
Keanggotaan PBB dibagi jadi 2 bagian. Pertama, anggota yang ikut serte dalam penandatanganan perjanjian (original members) yang berjumlah 50 negara. Kedua, negara - negara merdeka yang menginginkan perdamaiandunia, sanggup menaati peraturan, dan disetujui oleh Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Indonesiamerupakan anggota ke 80 yang masuk pada tanggal 28 September 1950.
Tujuan PBB :
Memelihara perdamaian dunia, mempererat persahabatan dan kerja samaatas dasar persamaan hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Kerja sama dapat dilakukan dari berbagai bidang, baik ekonomi, sosial, maupun kebudayaan.
Prinsip dasar PBB :
- Persamaan semua anggota yang berdaulat
- Semua anggota diharuskan memenuhi semua kewajibannya
- Perselisihan harus diselesaikan secara damai
- Dilarang mengadakan kekerasan dengan negara lain
- Setiap anggota dilarang mencampuri urusan negara lain
- Anggota asli PBB adalah anggota yang ikut menandatangani Piagam San Francasisco
- Keanggotaan PBB ditetapkan oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB
Badan utama PBB
- Majelis Umum (General Assembly)
Majelis Umum PBB mulai bersidang pertama kali di London pada tanggal 10 Januari 1946 yang dihadiri oleh 51 negara anggota. Dalam sidang ini, terpilih Trygve Lie dari Norwegia sebagai Sekretaris Jendral PBB pertama.
- Dewan Perwalian (Truteeship Council)
- Dewan Keamanan (Security Council)
Hak veto adalah hak istimewa yang berupa hak untuk membatalkan setiap revolusi yang dikeluarkan PBB. Hak ini hanya diberikan kepada Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia, dan Cina.
Tugas Dewan Keamanan adalah mengusahakan perdamaian dan keamanan internasional, menyelesaikan persengketaan internasional secara damai, mengawasi wilayah - wilayah yang disengketakan, mengusahakan tindakan pencegahan perang.
Dewan Keamanan mengusahakan tersedianya pasukan - pasukan bersenjata, bantuan, dan fasilitas - fasilitas yang diperlukan untuk mewujudkan perdamaian internasional.
Peranan Dewan Keamanan PBB sangat besar bagi perdamaian dunia. Contohnya, mencegah serangan Amerika Serikat ke Irak pada tahun 2003, meskipun akhirnya Amerika Serikat menyerang Irak. Selain itu juga, dalam masalah Palestina Israel yang telah berlangsung sejak tahun 1950-an.
- Mahkamah Internasional (International Court of Justice)
Tugas Mahkamah Internasional adalah menerima perkara dari negara - negara yang membutuhkan dengan syarat yang telah ditentukan oleh Dewan Keamanan PBB, menerima persengketaan umum internasional dari Dewan Keamanan PBB, dan memberi nasehat tentang persoalan hukum kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB.
- Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council)
Tugas dewan ini antara lain, membahas masalah ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan pendidikan. Untuk melaksanakan tugasnya, Dewan ini dibantu oleh badan khusus (WHO, ILO, FAO, UNESCO, IMF)
- Sekretariat
Tugas Sekjen adalah mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut penyelenggaraan pertemuan - pertemuan yang diadakan oleh badan - badan pokok PBB, membuat dan menyusun laporan tahunan tentang kegiatan PBB, Meminta Dewan Keamanan PBB untuk memperhatikan masalah yang dapat menimbulkan gejolak yang mengancam perdamaian dunia, dll.
Badan Khusus PBB
Sumber : http://www.gurupendidikan.net/2016/03/6-badan-utama-pbb-dan-badan-badan-khusus-pbb-perserikatan-bangsa-bangsa.html
Terima kasih telah membaca pos ini. Silahkan comment untuk saran dan request pos berikutnya. Bye-bye :-)
- Organisasi Buruh Nasional (International Labour Organization (ILO)) = bertugas membantu kepentingan kaum buruh/pekerja di seluruh dunia.
- Organisasi Bahan Makanan & Pertanian (Food and Agricultur Organization (FAO)) = bertugas membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dunia & bergerak di bidang pangan.
- Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, & Kebudayaan (United Nation Education, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO)) = bertugas membantu perkembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, & pendidikan.
- Organisasi Monoter Internasional (International Monotary Organization (IMF)) = membantu meningkatkan perekonomian negara - negara anggota di dunia.
- Organisasi Telekomunikasi Internasional(International Telecommunication (ITU))
- World Health Organization (WHO) = bertugas memajukan tingkat kesehatan & pemberantasan penyakit menular di seluruh dunia.
- General Agreement of Tariffs and Trade (GATT) = bertujuan untuk mengurangi hambatat perdagangan antar negara.
- International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) = sering disebut world bank (bank dunia). Lembaga ini bertujuan untuk membantu pembangunan ekonomi negara - negara anggota.
- World Trade Organization (WTO) = bertugas untuk memantau perdagangan antar negara & perselisihan dagang antar negara.
Sumber : http://www.gurupendidikan.net/2016/03/6-badan-utama-pbb-dan-badan-badan-khusus-pbb-perserikatan-bangsa-bangsa.html
Terima kasih telah membaca pos ini. Silahkan comment untuk saran dan request pos berikutnya. Bye-bye :-)